Lighting
pada pesawat terbang pada dasarnya sistem yang menghasilkan penerangan
atau ilumination pada 2 bagian pesawat yaitu interior dan exterior. Pada
exterior light di gunakan untuk lighting pada
saat landing,navigasi in flight dan maintenance pada saat on ground dan
pada interior digunakan penerangan pada instrument, cockpit,kargo dan cabin
penumpang. Elecrtical powernya adalah 115 vac 400hz dr generator ac maupun
inverter.
Exterior light
Ada beberapa
bagian pada exterior ligting yaitu :
1. Navigation light yaitu lampu yang ada di ujung
sayap kari starboard berwarna merah, pada kanan port berwarna hijau dan pada
horizontal kedua sisi berwarna putih. Navigasion light bertujuan untuk
mengetahui posisi pesawat waktu on flight.dan semua lampu bersifat steady
Gambar I : navigation/position light
2. Anti
collosion light yaitu lampu yang ada di fuselage dari pesawat terbang di bagian
atas dan bawah dari fuselage pesawat. Biasanya berwarna merah atau putih. Pada
pesawat lama menggunakan motor untuk menggerakan case dan berputar tetapi
lightnya steady dan menghasilkan flash sekitar 40 sampai 100 cycle per
menitnya. dan yang modern menggunakan flashing dan bersifat steady.
Gambar 2 : collosion light type
rotating
3. Landing dan taxi lighting adalah lighting yang
di gunakan pada waktu landing, take off dan oada saat taxi. Penempatan lampunya
ada di nose gear strut pada landing dan taxi light, tetapi pada landing light
juga di istall di midle wing dari keduanya. Ada yang bersifat fixed dan
varible. Power yang di dapat dari electical essential power bus ac.
Gambar 4 : mechanis landing light Gambar 5 : landinng dan taxi nose
gear
4. Wing anti ice lighting dan logo lighting lampu
penerangan pada wing yang di gunakan untuk menggetahui terbentuknya es pada
wing, dan mengetahui kondisi engine on flight. letaknya di outbort side dari
depan leading sayap. Biasanya lampu yang di gunakan pada pesawat berbadan besar
sekitar 100 watt. Dan logo light adalah lampu yang di pasang pada titik point
sambungan dari rudder dan fuselage fungsinya untuk menerangi logo dari suatu
pesawat.INTERIOR LIGHTING
Ada beberapa bagian lighting pada interior
1. Flight deck compartement lighting, lighting
yang menerangi pada bagian cocpit secara general di bagi menjadi beberapa
lighting yaitu :
a.
Floodlighting
yaitu lampu sorort yang menrangi semua bagian cocpit yang letaknya ada di
belakang atas pilot. Dan panelnya ada di upper side panel
b.
integral
lighting
c.
miscellaneous
light
d.
reading
lighting
e.
stanby
lighting
f.
intruments
lighting
2.
Passenger
cabin lighting di bagi menjadi beberapa bagian
a.
Area
Lighting adalah penerangan di area cabin
pada waktu siang dan malam yang di control oleh cabin crew.
b.
Lavatory
lighting adalah penerangan di lavatory yang bekerja secara otomatis oleh
micrositch.
c.
Spot
lighting atau lampu baca adalah lampu yang di gunakan oleh keperluan penumpang
dan bisa di control oleh penumpang letaknya di atas kursi penumpang.
d.
Emergency
lighting adalah lampu yang ada di kabin yang berfungsi saat emergency di saat
semua penerangan tidak berfungsi karena adanya suatu masalah di pesawat atau
kecelakaan. Sumbernya dari dc bus atau
battery. Warna yang di gunakan pada emergency biru untuk passenger seat, amber
lavatory, merah muda untuk interphone dan merah untuk keluar.
e.
Information
ligting atau lampu yang menginformasikan suatu informasi contohnya exit
lavatory,dll.
Gambar
6 : passenger cabin lighting
3. Cargo Compartment lighting yaitu lighting
untuk menerangi cargo biasanya tidak otomatis atau di hidupkan oleh pilot atau
cabin crew. Panel swithnya ada di cargo deket lampu.
TYPE
LAMPU YANG DI GUNAKAN PADA A/C LIGHTING
• Incandescent lamp
• Halogen lamp
• Flourescent lamp
• Led
yang sekarang sering di gunakan karna lebih efisien
Tipical
circuit
Gambar : flight deck compartment circuit
Gambar : passenger cabin lighting circuit
ra ono gambare
BalasHapusGambarnya gak keluar
BalasHapus